Gurihnya Hidangan Internasional
Amish berasal dari kelompok Anabaptis di Eropa pada abad ke-16, terutama dari Swiss, Jerman, dan Belanda. Nama “Amish” diambil dari Jakob Amman, seorang pemimpin agama yang memisahkan kelompok ini dari Anabaptis lain karena perbedaan aturan disiplin.
Mereka terkenal dengan kehidupan yang sederhana, menolak teknologi modern seperti mobil, listrik rumah, dan internet. Kehidupan mereka fokus pada kerja keras, komunitas, dan keluarga.
Dalam urusan makanan, masakan Amish banyak dipengaruhi oleh tradisi Jerman dan Swiss. Hidangan seperti Amish Breakfast Casserole muncul karena mereka suka membuat makanan praktis untuk keluarga besar, sering dalam jumlah banyak untuk dikonsumsi bersama keluarga atau komunitas. Mereka juga suka memasak menggunakan oven kayu dan bahan lokal, sehingga rasa masakan cenderung natural dan kaya.
Banyak Amish tinggal di pertanian sendiri, jadi bahan makanan seperti telur, susu, dan sayur biasanya langsung dari kebun dan peternakan mereka. Gaya hidup ini membuat makanan mereka sangat fresh dan alami. Untuk sarapan, casserole sering dibuat malam sebelumnya agar pagi harinya tinggal dipanggang—praktis untuk keluarga besar.
Berikut resepnya!
Amish Breakfast Casserole
Porsi: 6–8 orang
Waktu persiapan: 15 menit
Waktu masak: 45–50 menit
Bahan-bahan
- 8 lembar roti tawar (bisa roti putih atau roti gandum), potong dadu
- 8 butir telur
- 2 cangkir susu (full cream atau susu segar)
- 1 cangkir keju cheddar parut
- 1/2 cangkir keju mozzarella parut (opsional, untuk lebih creamy)
- 1 sdt garam
- 1/2 sdt lada hitam bubuk
- 1/2 sdt bubuk bawang putih
- 1/2 sdt bubuk paprika (opsional, untuk aroma)
- 250 gram daging asap sapi/sosis/ayam, potong kecil
- 1/2 cangkir bawang bombay cincang
- 1/2 cangkir paprika merah atau hijau cincang (opsional)
- Mentega atau minyak untuk mengoles loyang
Langkah-langkah
1. Panaskan oven:
Panaskan oven di suhu 180°C (350°F). Olesi loyang ukuran 23x33 cm dengan mentega atau semprot cooking spray.
2. Siapkan bahan daging & sayur:
Goreng daging atau sosis hingga matang dan agak renyah. Tiriskan.
Tumis bawang bombay dan paprika hingga harum dan agak layu.
3. Roti:
Letakkan potongan roti di dasar loyang, ratakan. Bisa sedikit ditekan supaya padat tapi tidak hancur.
4. Campur telur:
Di mangkuk besar, kocok telur dengan susu, garam, lada, bawang putih bubuk, dan paprika bubuk. Tambahkan setengah keju cheddar ke dalam campuran telur.
5. Rakit casserole:
Taburkan daging/sosis dan sayuran di atas roti.
Tuang campuran telur & keju secara merata di atas roti dan daging.
Taburi sisa keju di atasnya untuk topping.
6. Panggang:
Panggang selama 45–50 menit atau hingga bagian atas berwarna keemasan dan telur matang sepenuhnya (gunakan tusuk gigi untuk cek, jika keluar bersih berarti matang).
7. Dinginkan sebentar:
Biarkan casserole dingin 5–10 menit sebelum dipotong agar bentuknya lebih rapi saat dihidangkan.
TERTARIK BACA:
Tips:
Bisa ditambah jamur atau bayam untuk versi lebih sehat.
Bisa ganti roti dengan roti panggang tawar agar lebih renyah di bagian bawah.
Bisa dibuat malam sebelumnya: tinggal susun, simpan di kulkas, panggang besok pagi.
---
Amish menunjukkan bahwa kesederhanaan dan bahan alami bisa menghasilkan hidangan yang lezat dan penuh kehangatan keluarga.

Komentar
Posting Komentar